Buku-buku Terbaik tentang Bisnis dan Krisis Keuangan

Posted by Cinta Buku on

Untuk kesekian kalinya, harian ekonomi terkemuka Financial Times (FT), bekerja sama dengan Grup Goldman Sachs (GGS), menggelar "Business Book of The Year Award". Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, awal pekan lalu, panitia mengumumkan daftar buku yang ikut berlomba dalam ajang tahunan itu. Kali ini, ada 15 judul buku yang bakal memperebutkan tempat paling terhormat.

Bukan saja pengumuman tentang buku, panitia juga menetapkan enam juri yang akan menilai bobot buku-buku tersebut. Empat di antaranya adalah juri tetap, yang terdiri dari Lionel Barber yang mewakili FT, Lloyd C. Blankfein dari GGS, Mario Monti, dan Helen Alexander. Sedangkan dua juri tidak tetap yang ditunjuk adalah Lynda Gratton dari London Business School dan Alexander S. Friedman dari Bill & Melinda Gates Foundation.

Ke-15 buku yang dikirim dari Amerika Serikat dan Inggris itu jelas merupakan karya-karya yang dinilai terbaik oleh penerbitnya masing-masing. Namun, dari sekian banyak buku itu, keenam juri diberi batas waktu hingga 17 September untuk memilih enam judul yang masuk nominasi. Dari yang enam itulah, mereka kemudian menetapkan buku terbaik tahun ini pada 29 Oktober.

Yang menarik, ada penerbit yang mengirim beberapa judul buku sekaligus. Penerbit Penguin Press, misalnya, tercatat sebagai penerbit yang bukunya paling banyak masuk daftar. Tercatat ada empat judul buku terbitan Penguin yang ikut dilombakan. Satu di antaranya adalah Lords of Finance karya Liaquat Ahamed, yang mengkritisi berbagai kebijakan para petinggi sejumlah bank sentral yang memicu krisis ekonomi global.

Sementara itu, Harvard Business Press hanya mengirim satu judul, yakni Clever karya Rob Goffee dan Gareth Jones, yang berbicara tentang manajemen praktis. Sedangkan Princeton University Press mengikutkan dua buku: Animal Spirits dan This Time is Different. Keduanya lebih menyoroti sejarah kelam ekonomi, dengan analisis tajam terhadap krisis-krisis ekonomi di masa silam dan cara-cara kapitalisme memperbaiki diri. Mereka juga memprediksi seperti apa wajah ekonomi dunia kelak.

Yang cukup menarik, pemenang penghargaan ini pada 2007, William D. Cohen, diikutkan lagi dengan buku teranyarnya, House of Cards. Buku terbitan Penguin House ini mengupas habis kejatuhan Bear Stearns pada medio 2008. Senada dengan itu, In The Fed We Trust mengupas kiprah Ben Bernanke, gubernur bank sentral, dalam menangani krisis perekonomian yang berlangsung sepanjang 2008.

Ada lagi yang secara spesifik berbicara tentang kemajuan pesat ekonomi India. Penulis asal India, Nandan Nilekani, bersama Stephen Green, dalam bukunya yang berjudul Imagining India, menguliti pencapaian India selama ini. Malah, melangkah lebih jauh, dia seperti mewanti-wanti tentang bahaya-bahaya yang potensial dihadapi India dalam percepatan perekonomiannya selama ini.

Siapa pemenang penghargaan buku terbaik tahun ini memang baru bisa diketahui pada 29 Oktober. Sebelum itu, pada 17 September, juri mengumumkan dulu enam karya yang ditetapkan masuk nominasi. Enam karya nominasi itu pun masing-masing berhak atas hadiah uang sekitar US$ 7.000. Sedangkan pemenangnya berhak mendapatkan sekitar US$ 52.000.

Pada tahun lalu, penghargaan bergengsi itu disabet Dr. Mohamed A. El-Erian, Chief Executive Officer Pasific Investment Management Company. Lewat bukunya yang berjudul When Markets Collide, pemimpin perusahaan investasi terbesar di dunia ini mendapat hadiah senilai US$ 52.000 itu. Bukunya dinilai paling inspiratif memberikan jalan ke depan dalam menghadapi krisis keuangan dunia yang berawal dari guncangan kredit perumahan di Amerika Serikat.

Lionel Barber menyebut karya El-Erian itu berisi diagnosis yang sangat jelas dan tepat soal krisis keuangan dunia tersebut. Lebih jauh, menurut redaktur senior Financial Times itu, When Markets Collide memberi resep teramat penting untuk melangkah ke depan, dengan menawarkan sejumlah peluang sekaligus risiko di bidang bisnis dan keuangan.

Erwin Y. Salim
Majalah Gatra edisi 41 / XV / 26 Agustus 2009

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Like untuk dapatkan update artikel terbaru